Croffle adalah jajanan yang sedang viral di media sosial beberapa waktu belakangan ini. Hal itu tidak mengherankan, karena croffle memiliki bentuk cukup unik dan rasa yang tentu saja enak. Nama croffle berasal dari gabungan croissant dan waffle. Kedua kudapan tersebut saja sudah enak, ya, Moms.
Maka, tak heran, ketika digabung, membuat siapa saja penasaran.
Dilansir dari The Kraze Magazine, croffle awalnya dibuat oleh pastry chef Louise Lennox pada 2017.
Adonan croissant biasa digulung dan ditempatkan ke dalam pembuat wafel untuk membuat kue puff yang lebih renyah.
Karena masih jarang di Indonesia, tak heran bila pembeli harus antre demi menikmati croffle.
Padahal, Moms bisa membuatnya sendiri di rumah. Bahannya sederhana, serta memerlukan 1 alat saja yaitu, waffle maker.
Kudapan manis yang satu ini memang sedang naik daun.
Makanan ini biasa disantap dengan berbagai topping seperti pisang, cokelat, keju, dan berbagai pilihan selai.
Bayangkan croffle yang crispy di luar dan lembut di dalam. Lezat!
Bayangkan croffle yang crispy di luar dan lembut di dalam. Lezat!
Bahan-bahan
- 200 ml susu hangat
- 6 gr ragi
- 3 sdm gula pasir
- 290 gram tepung terigu
- 1/2 sdt gram
- 150 gram mentega
- 200 ml susu hangat
- 6 gr ragi
- 3 sdm gula pasir
- 290 gram tepung terigu
- 1/2 sdt gram
- 150 gram mentega
Bahan Topping:
- 3 buah strawberry
- whip cream
- Madu
- 3 buah strawberry
- whip cream
- Madu
Cara membuat:
- Siapkan loyang besar dan masukkan ragi, gula, dan susu hangat.
- Kemudian, aduk hingga tercampur rata. Setelah bahan-bahan tercampur rata, diamkan selama 10 menit.
- Setelah itu, siapkan wadah lain dan masukkan tepung terigu dan garam.
- Setelah tercampur rata, masukkan adonan ragi yang sudah didiamkan selama 10 menit. Uleni adonan selama 5 menit hingga semua bahan-bahan menyatu.
- Siapkan wadah berukuran besar, lalu olesi wadah dengan minyak, supaya adonan tidak menempel.
- Setelah itu, masukkan adonan ke dalam wadah dan diamkan selama 1 jam.
- Jangan lupa untuk menutup adonan dengan kain atau plastic wrap.
- Siapkan papan untuk memipihkan adonan. Taburi tepung terigu pada papan, supaya tidak lengket.
- Setelah itu, taruh adonan dan pipihkan adonan hingga berbentuk persegi panjang.
- Masukkan adonan ke dalam freezer dan tunggu selama 45 menit.
- Bagi adonan menjadi 10 bagian. Setelah itu, bentuk adonan menjadi bentuk segitiga.
- Siapkan adonan yang sudah berbentuk segitiga, kemudian bentuk adonan menjadi seperti bentuk croissant.
- Diamkan kembali adonan selama 10-20 menit, tunggu hingga adonan mengembang.
- Siapkan cetakan waffle, lalu panaskan cetakan. Setelah cetakan waffle panas, masukkan adonan dan panggang adonan hingga berwarna kecokelatan.
- Setelah berwarna kecokelatan, angkat dan pindahkan ke piring dan siap ditaburi topping.



0 Komentar